Demonstran Minta Tangkap Pejabat PHR dan Copot Direktur PHE
"Kami dari Aliansi Gerakan Pemuda dan Mahasiswa Riau (AGPEMARI) Pekanbaru, Riau, melakukan akan melakukan aksi damai ini di depan Kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru.
Seruan aksi damai ini dilakukan bersama ratusan mahasiswa yang tergabung AGPEMARI Riau, untuk meminta Aparat Penegak Hukum (APH) Kejati Riau, untuk membuka tabir dugaan korupsi PT PHR dalam pelaksanaan proyek geomembrane dikerjakan pada tahun 2023 lalu senilai Rp200 miliar.
Dimana pada pelaksanaan lelang diduga ada penyimpangan yang berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara, yakni akibat penerimaan material yang tidak sesuai spesifikasi oleh PT PHR dari PT Total Safety Energy.
Salah satu penyimpangannya, yakni ada pemalsuan dokumen. Hal ini diperkuat adanya surat dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang menegaskan tidak pernah menerbitkan laporan hasil uji tertentu.
Dugaan Korupsi tersebut sudah dilaporkan masyarakat ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau pada Rabu (26/6/2024) lalu, akan tetapi pihak Kejati Riau malah menghentikan kasus tersebut, meski sudah memanggil para pihak yang terkait, termasuk petinggi PHR.
Namun kasus tersebut, mendadak dihentikan oleh pihak Kejati Riau, dengan alasan yang tidak dapat diterima secara real oleh kalangan masyarakat Riau dan Publik.
Ultimatum Rakyat Riau Selamatkan Blok Rokan dan Bersihkan Kejati (catatan menyambut Komisi II DPRD RI).


Tulis Komentar