ICI: Upaya Pemberantasan Korupsi Semakin Mengendur

Mantan Dirut PT BSP Ungkap Dugaan Korupsi dan Pencucian Uang

Di Baca : 4990 Kali
Sumur minyak di Dayun Siak, Riau, ditemukan tahun 2018/2019.

Sebelumnya ada General Manager BOBCPP berasal dari PT CPI berkualifikasi/reputasi sangat bagus disegani sesama koleganya, diberhentikan oleh Arwin AS hanya melalui pesan SMS.

Hal yang lebih menyedihkan dan merusak adalah dugaan PT BSP sarang KKN (nepotisme) keluarga/kerabat Arwin, Azaly, Jusmadi dan Syamsuar.

Jadi ini terpulang pada Pemprov, Pemkab/Pemko dan masyarakat Riau apakah mau ada perbaikan dan reformasi di tubuh PT BSP itu, saran Nawasir. 

Mantan Bupati Siak Arwin AS membantahnya

sebelumnya, Mantan Bupati Siak Arwin AS dalam bincang-bincangnya dengan Ketua DPD I KNPI Riau Larshen Yunus di Cafe Kongji Jalan Arifin Achmad Pekanbaru, Ahad petang 18 September 2022 telah membantahya.

Arwin AS yang datang ke Cafe Kongji milik Ir Yusman Amin mantan Kabid Bina Marga PU Riau itu dengan mengendarai mobil Lexus berwarna putih menyikapi santai atas tudingan yang dialamatkan padanya.

"Itu tidaklah benar," kata Arwin singkat mengawali pembicaraan. 

Adanya mantan Direktur PT Bumi Siak Pusako (BSP), Nawasir Kadir telah mengeluarkan pernyataannya yang dimuat media 9 September 2022 menyatakan, banyak kerentanan di badan PD SPS BSP yang tidak terungkap seperti adanya dugaan praktik penipuan korupsi dan pencucian uang yang berujung pada aksi penjabat Bupati Siak Arwin AS bersama PD yang dipimpin M Syafei Yusuf.

Menyikapi ini Larshen Yunus berkesimpulan persoalan adanya dugaan praktik penipuan korupsi dan pencucian uang di tubuh PD SPS BSP harus ada pembuktian.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar