SETELAH SATU JEMBATAN DIBONGKAR, BANGUN LAGI EMPAT JEMBATAN, TIGA ALAT BERAT MASUK LAGI KE LAHAN M D

Jika Tak Bisa Bersikap Netral, Kapolri Diminta Copot Kapolres Siak !

Di Baca : 43800 Kali
Setelah satu jembatan dibongkar, pihak PT DSI bangun lagi empat jembatan ke lahan M Dasrin Nst di Desa Dayun Siak Riau Kamis (8/6/2023). Tiga alat berat PT DSI pun ikut masuk ke kebun sawit M Dasrin Nst dan masyarakat lainnya. (Dok.warga)
 

Jadi ketika Pak Dasrin saat ini ingin memasuki areal perkebunannya disitu M Dasrin mencari penghidupan dan dihalangi dengan alasan Kamtibmas, ini sebuah tindakan yang tidak menghargai hak-hak dari klien Daud Pasaribu SH.

Kenapa begitu? Sebagai pemegang hak yang sah dengan alasan Kamtibmas akan terjadi benturan berarti patut diduga bahwa pihak lain yang ingin membenturkan diri dengan kliennya berada di dalam. Dan Pak Dasrin bersama teman-teman Laskar Melayu Bersatu (LMB) itu ada acara silaturahmi doa bersama, sholat bersama, makan siang bersama di lahan Pak Dasrin. Apa salahnya?

Nah, kalau berpotensi terjadi bentrok, Daud Pasaribu SH bertanya bentrok dengan siapa di tanah M Dasrin sendiri.  Pertanyaannya, kalau ada pihak-pihak terkait di dalam areal kebun Pak Dasrin ingin menghalang-halangi pihak M Dasrin di atas tanah M Dasrin sendiri seharusnya peran Kepolisian bukan menghalangi pihak M Dasrin dan LMB masuk.

Peran Kepolisian itu seharusnya mereka mengamankan pihak lain, pihak luar, ataupun pihak manapun orang suruhan yang diklaim dari PT DSI tersebut untuk dikeluarkan dari areal perkebunan M Dasrin Nst.







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar