Mantan Kabid Cipta Karya PUPR Dumai Yomi Harus Tanggungjawab Atas Retak-tetak Gedung GOR Poprov
14. Berapa mutu beton rencana (Fc') yang digunakan pada tribun, pagar, gapura, dan struktur GOR?
15. Apakah seluruh hasil uji kuat tekan beton (compressive strength test) memenuhi mutu yang dipersyaratkan dalam kontrak?
16. Berapa jumlah benda uji (test cylinder/test cube) yang gagal memenuhi standar mutu selama proyek berlangsung?
16. Apakah pernah ditemukan segregasi beton, honeycomb, keropos, atau cacat pengecoran pada struktur?
17. Apakah seluruh material agregat, pasir, dan semen telah diuji sesuai standar SNI sebelum digunakan?
18. Dapatkah kontraktor menunjukkan hasil uji slump beton pada setiap pengecoran utama?
19. Jika mutu beton sesuai spesifikasi, mengapa gejala kerusakan muncul dalam waktu yang relatif singkat?
20. Bagaimana mungkin proyek dengan pengawasan Konsultan MK senilai Rp800 juta tetap menunjukkan retak-retak dan amblas yang dapat dilihat secara kasat mata?
Tulis Komentar