fantastis proyek senilai ± Rp122 Miliar kini menjadi sorotan tajam

Mantan Kabid Cipta Karya PUPR Dumai Yomi Harus Tanggungjawab Atas Retak-tetak Gedung GOR Poprov

Di Baca : 129 Kali
Proyek fantastis Rp122 miliar gedung GOR Porprov Dumai tahun anggaran 2025 retak-retak, mantan Kabid Cipta Karya PUPR Dumai Yomi diminta bertanggungjawab. (tsi)
 

14. Berapa mutu beton rencana (Fc') yang digunakan pada tribun, pagar, gapura, dan struktur GOR?

15. Apakah seluruh hasil uji kuat tekan beton (compressive strength test) memenuhi mutu yang dipersyaratkan dalam kontrak?

16. Berapa jumlah benda uji (test cylinder/test cube) yang gagal memenuhi standar mutu selama proyek berlangsung?

16. Apakah pernah ditemukan segregasi beton, honeycomb, keropos, atau cacat pengecoran pada struktur?

17. Apakah seluruh material agregat, pasir, dan semen telah diuji sesuai standar SNI sebelum digunakan?

18. Dapatkah kontraktor menunjukkan hasil uji slump beton pada setiap pengecoran utama?

19. Jika mutu beton sesuai spesifikasi, mengapa gejala kerusakan muncul dalam waktu yang relatif singkat?

20. Bagaimana mungkin proyek dengan pengawasan Konsultan MK senilai Rp800 juta tetap menunjukkan retak-retak dan amblas yang dapat dilihat secara kasat mata?







[Ikuti Terus Detakindonesia.co.id Melalui Sosial Media]






Berita Lainnya...

Tulis Komentar